Transformasi pendidikan bukan sekadar menyediakan perangkat canggih, melainkan tentang kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikannya secara maksimal. Menjawab tantangan tersebut, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan "Peningkatan Kompetensi Guru dalam Digitalisasi Pembelajaran" pada Jumat hingga Sabtu, 13 s.d. 14 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan realisasi dari program prioritas Digitalisasi Pembelajaran yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dilaksanakan secara serentak di 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah, fokus utamanya adalah membekali para pendidik dengan keterampilan praktis dalam mengelola ekosistem digital sekolah, mulai dari infrastruktur dasar hingga pemanfaatan kecerdasan buatan.
Kolaborasi Strategis Guru Pejuang Digital
Keberhasilan kegiatan ini didorong oleh sinergi yang baik antara para narasumber yaitu Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) BBGTK dengan Guru Pejuang Digital yang terdiri dari Duta Teknologi, Kapten/Co. Kapten belajar.id, dan Komunitas Bergema. Sinergi ini memastikan bahwa materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan pedagogis di ruang kelas saat ini.
Kurikulum Pelatihan: Dari Hardware hingga Kecerdasan Artificial (KA)
Materi yang disusun dalam pelatihan ini sangat komprehensif, mencakup seluruh spektrum kebutuhan digitalisasi sekolah masa kini:
- Optimalisasi Infrastruktur: Guru dilatih dalam Pengoperasian Dasar Papan Interaktif Digital (PID) serta penggunaan laptop dan Instalasi HDD Ruang Murid untuk menjamin ketersediaan konten berkualitas bagi murid.
- Produksi Konten Kreatif: Peserta mengeksplorasi berbagai situs media pembelajaran interaktif dan mendalami Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan AI. Integrasi AI memungkinkan guru memproduksi konten pembelajaran berkualitas tinggi dalam waktu yang lebih efisien.
- Implementasi di Kelas: Pelatihan ditutup dengan Perancangan Pembelajaran Memanfaatkan PID serta simulasi langsung. Hal ini memastikan guru tidak hanya menguasai alat secara teknis, tetapi juga mampu merancang skenario pembelajaran yang partisipatif dan menyenangkan bagi siswa.
Membangun Ekosistem Digital yang Berkelanjutan
Kegiatan di 12 Kabupaten/Kota ini merupakan langkah nyata untuk memastikan bantuan teknologi dari pemerintah memberikan dampak langsung pada kualitas instruksional. Kita sedang membangun masa depan di mana setiap papan tulis di kelas bukan lagi sekadar bidang datar, melainkan jendela dunia yang interaktif bagi para murid.
Kami di KPDP terus berkomitmen mendukung langkah BBGTK Jawa Tengah. Mari kita teruskan semangat para Guru Pejuang Digital ini untuk mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing global.
Guru Pejuang Digital: Mengakselerasi Pemanfaatan Papan Interaktif Digital di Jawa Tengah
Reviewed by Fakhrudin Sujarwo
on
Maret 14, 2026
Rating:
Reviewed by Fakhrudin Sujarwo
on
Maret 14, 2026
Rating:



Tidak ada komentar: