Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan fondasi utama dalam transformasi pendidikan Indonesia. Sebuah langkah strategis diambil oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah dalam mengakselerasi implementasi Kurikulum Merdeka melalui penguatan teknologi.
Pada 3 hingga 4 Agustus 2022, bertempat di BBPMP Jawa Tengah, telah dilaksanakan Rapat Persiapan Pelaksanaan Workshop Pemanfaatan TIK untuk Pelatihan Kurikulum Merdeka secara Mandiri Melalui Platform Merdeka Mengajar Bagi Komunitas Belajar. Pertemuan ini upaya konkret untuk memastikan para pendidik memiliki kecakapan digital yang mumpuni dalam mengakses Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Pentingnya Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM)
Dalam sambutannya, Kepala BBPMP Provinsi Jawa Tengah, Nugraheni Triastuti, S.E., M.Si., menekankan bahwa teknologi adalah kunci untuk menjembatani kesenjangan akses informasi bagi guru. Melalui Platform Merdeka Mengajar, guru tidak lagi hanya menjadi konsumen konten, tetapi juga pembelajar mandiri yang aktif.
Tujuan utama dari persiapan workshop ini adalah membekali komunitas belajar agar mampu memandu rekan sejawat mereka dalam memanfaatkan fitur-fitur PMM. Dengan memahami PMM, guru dapat mengakses perangkat ajar, melakukan asesmen murid, hingga mengikuti pelatihan mandiri tanpa terbatas ruang dan waktu.
Optimalisasi Akun Belajar.id sebagai Pintu Masuk Digitalisasi
Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah optimalisasi akun belajar.id. Sebagai kunci akses tunggal ke berbagai layanan pendidikan digital, akun belajar.id memegang peranan vital. Peserta yang terdiri dari:
Duta Teknologi Kemendikbudristek.
Kapten dan Co. Kapten belajar.id.
Widyaprada BBPMP Jawa Tengah.
Sinergi antara para pakar teknologi dan pengambil kebijakan ini bertujuan untuk memetakan kendala di lapangan dan merumuskan solusi teknis agar setiap guru di Jawa Tengah dapat mengaktifkan dan memaksimalkan akun mereka.
Kolaborasi: Kunci Sukses Transformasi Pendidikan
Kegiatan ini membuktikan bahwa digitalisasi pembelajaran tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan peran aktif dari komunitas belajar untuk menjadi penggerak di garda terdepan. Workshop yang dipersiapkan ini dirancang untuk menciptakan efek domino; di mana mentor yang terlatih akan kembali ke daerahnya masing-masing untuk membimbing guru-guru lain.
Kami di KPDP percaya bahwa langkah BBPMP Jateng ini adalah inspirasi bagi kita semua. Mari kita terus bergerak, berbagi, dan berkolaborasi demi mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih adaptif dan inklusif melalui teknologi.
Membangun Ekosistem Digital: Sinergi BBPMP Jateng dan Komunitas Belajar dalam Kurikulum Merdeka
Reviewed by Fakhrudin Sujarwo
on
Agustus 04, 2022
Rating:
Reviewed by Fakhrudin Sujarwo
on
Agustus 04, 2022
Rating:


Tidak ada komentar: